Skip to main content

Mulai Bangkit dari Penyakit Gerd & Anxiety




Anda bisa membaca artikel saya dari awal silahkan klik link berikut Awal mula terkena GERD

Setelah saya tahu bahwa anxiety harus di lawan, sedikit demi sedikit mulai dapat mengkontrol anxiety saya, Namun terkadang masih kalah dengan rasa cemas itu. Di Bulan September 2018 saya mencoba lebih bergerak dari pada biasanya, mulai bergaul dengan teman kantor, makan diluar, nonton bioskop, walaupun cemas pikiran-pikiran negatif selalu menghantui saya, namun pada akhirnya saya gak kenapa-kenapa, pikiran-pikiran negatif itu 99.99%  tidak terjadi.

Pola hidup saya, pagi bangun jam 5 pagi, minum air hangat dilanjut solat subuh, setelah itu nonton TV siaran agama, kemudian nonton youtube sampai jam 6 pagi, kemudian beli sarapan. Setiap pagi saya sarapan bubur yang lunak, atau nasi yang lembek, lauknya tidak pedas, tidak asam, tidak berlemak.

Setiap sarapan dibarengi chatingan atau video call dengan tunangan saya, entah kenapa semenjak sakit, saya sangat bergantung sekali dengan dia, manja dengan dia, ketika sensasi menyerang seakan mau mati juga saya pasti menghubungi dia, Entah kenapa di dekat dia saya merasa sangat nyaman.

Kemudian seusai sarapan saya biasanya mandi untuk siap-siap berangkat ke kantor bekerja seperti biasanya, Bekerja pun saya tidak terlalu memporsir tenaga dan pikiran, jika sudah cape mata dan pikiran segera istirahat, dialihkan dengan hal-hal yang menghibur. Terus bagaimana dengan sensasinya ?? Sensasinya masih seperti biasa, namun saya tahan dan abaikan, walaupun sesekali takut dan browsing-browsing internet akhirnya malah tambah takut.

to be continue

Comments

Popular posts from this blog

Berbulan-bulan Ku Lalui Demi Sembuh GERD Anxiety

Saat 4 bulan sensasi tidak kunjung sembuh, ya cuma membaik sih tapi gak sembuh total.. dari situ aku kembali checkup dokter lagi, dan dokter menyarankan untuk endoskopi, lantas saya pun menyetujuinya langsung.. biaya yg tidak di cover BPJS, namun saya tetap mau melakukan itu, namun dokternya mengarankan di RS lain saja yg bisa pake BPJS, Oke akhir nya saya turutin. Yah tapi ternyata alatnya lagi rusak, harus menunggu di betulkan dulu, tapi sampe 2 bulan gk ada kabar dari RS.. akhirnya sampe sekarang saya blm pernah endoskopi. Ingin rasanya melakukan endoskopi karena saya takut ada apa-apa didalam perut saya, tapi sampai detik ini pun belum pernah melakukan endoskopi. Saya lalui hari-demi hari dengan sensasi GERD Anxiety, namun saya tetap menerapkan pola hidup sehat 3P, berangsur-angsur sensasi reda walaupun sedikit-sedikit. Sudah tidak berdebar-debar lagi, sudah tidak keringat dingin lagi. Namun kepala kliyengan masih, kembung, sendawa, cemas masih tetap. Memang tidak seperti s

Menjalani Ritual 3P Agar Sembuh Gerd & Anxiety

Anda bisa membaca artikel saya dari awal silahkan klik link berikut  Awal mula terkena GERD Setelah dua bulan saya kebingungan akan sensasi yang saya rasakan karena sakit ini dan berat badan turun sekitar 4kg, akhirnya saya memahami apa yg boleh dan tidak boleh dilakukan untuk menyembuhkan sakit ini. Dibulan september 2018 ini saya memulai ritual saya menjalani 3P. Berat badan turun 4kg bukan suatu yg berlebihan, jujur saja saat sakit ini juga saya tidak pernah muntah, nafsu makan tetap ada dan masih enak untuk makan. Rasa mual pasti ada namun tidak sampai muntah, rasanya itu jika tidak makan mual, sehabis makan pun mual, serba salah, belum lagi sensasi panas di dada, berdebar2, detak jantung tidak karuan, terkadang berdetak kencang, dan berdegup kencang. 3P adalah menerapkan pola makan, pola hidup dan pola pikir yg baik. Untuk makan hindari yang pedas, asam, pahit, berminyak, berlemak, banyak mengandung gas semua harus dihindari, Kopi, alhokol, softdrink

Mendapat Setitik Harapan Sembuh Gerd & Anxiety

Anda bisa membaca artikel saya dari awal silahkan klik link berikut  Awal mula terkena GERD Bulan Agustus 2018 adalah bulan terberat saya awalnya karena sudah sering tidak berangkat kerja gara-gara anxiety & panik attack di bulan Juli 2019, dibulan agustus ini saya harus tetap berangkat kerja karena ini demi kelangsungan hidup saya agar tetap bisa dapat penghasilan untuk sehari-hari. Akhirnya dibulan agustus itu saya berangkat kerja dengan sejuta sensasi Gerd yang ada, namun satu hari setelah berangkat kerja, panik attack pun terjadi tidak terhindarkan. Rasa jantung berdebar, sesak nafas seakan udara tidak masuk kedalam tubuh dan rasa-rasa ingin pingsan. Merasa tidak kuat saya memberanikan diri untuk pulang kembali ke kampung halaman menggunakan BUS. Jadwal BUS jam 7.00 malam, namun yang namanya BUS pasti telat menjadi jam 8.30 malam. Panik, Anxiety pun melanda. Namun setelah naik BUS, saya merasa lebih tenang dan tidak terjadi gejala apapun. Di dalam bus pun saya m